Tips buat iklan yang menarik! biar iklan gak mubazir dan tepat sasaran!

Tips Buat Iklan yang Menarik! biar Iklan gak Mubazir dan Tepat Sasaran!

Iklan yang menarik adalah sarana yang dipakai para pemilik bisnis untuk mengenalkan produk dan jasanya kepada masyarakat. Dalam definisi professionalnya, iklan adalah upaya promosi barang dan jasa dengan memanfaatkan media tertentu. Dalam praktiknya, iklan yang menarik dapat dibuat dalam berbagai bentuk, seperti media cetak, video interaktif, dan dalam era digital sudah dapat dibuat dalam bentuk marketplace di aplikasi.

Mengapa Iklan Penting?

Iklan adalah “Jembatan” yang digunakan pemilik bisnis untuk bisa berinteraksi dengan customer serta calon customernya.  Calon customer disini bisa dilihat dari orang yang mencari kegunaan dari produk tersebut, dan juga customer yang “tertarik” membeli produk setelah melihat iklan yang terpasang.

Dari sudut pandang customer, iklan yang menarik juga bisa diartikan sebagai sarana hiburan tersendiri, tak terbatas untuk memperkenalkan produk. Iklan yang ditawarkan dalam format video interaktif adalah salah satu contoh bagaimana iklan membuat “awaraness” bagi orang yang melihatnya. Iklan yang membangun “awaraness” akan sangat mudah diingat oleh setiap orang, dalam artian bisa membuat iklan tersebut tertanam di benak penonton. Seperti jargon Coca Cola “Taste the feeling” yang membuat orang-orang teringat terus.

Baca juga:

Tipe Iklan Yang Kurang Baik

Iklan yang menarik adalah strategi yang baik untuk dilakukan semua pemilik bisnis. Namun, ada beberapa kesalahan yang pemilik bisnis tidak sadari ketika membuat iklan. Menurut Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, tipe iklan yang kurang baik itu adalah:

Too Hard Advertising

Iklan ini dibuat dengan menonjolkan bagian dari produk yang ingin dikenalkan. Biasanya, tulisan yang dibuat cenderung memaksa tanpa merumuskan kembali strategi penulisan yang baik dan benar dalam dunia periklanan modern (copywriting). Bisnis yang dipromosikan cenderung berasal dari pemilik bisnis yang konvensional dan memuat semua informasi tentang produk ke dalam sebuah banner/media iklan yang dibuat.

Too Cool Advertising

Iklan ini dibuat dengan gaya “too cool” atau “terlalu keren” dimana pemilik bisnis terinspirasi oleh brand-brand kelas dunia yang begitu keren dan indah. Sebenarnya, tak salah jika pemilik bisnis memiliki “role model” bagi produknya. Namun hal ini terlalu gegabah, karena tidak melalui proses strategi yang matang, dan hanya bermodal “Tiru” saja.

Tipe Iklan Yang Baik

Dibalik itu semua, ada juga tipe iklan yang menarik dan dapat dicontoh oleh semua pemilik bisnis. Menurut Coach Yohanes G. Pauly, tipe iklan yang menarik itu adalah jika sudah berdasarkan format AIDODA. Lalu, apa itu format AIDODA?

A for Attention

Bagian pertama dari AIDODA adalah attention. Dalam sebuah iklan yang menarik, Anda perlu sebuah “pemantik” yang membuat calon customer Anda merasa penasaran dan ingin terus melanjutkan membaca iklan Anda. Attention disini bisa berbagai macam. Namun biasanya attention berbentuk kalimat tanya yang relate dengan masalah yang dapat diatasi dengan produk Anda. Contohnya bagi iklan sepatu wanita “Anda ingin tampil cantik?”, “Anda ingin mencari sepatu stylish”, dan sebagainya

Dalam sebuah iklan yang menarik, Anda perlu sebuah “pemantik”

I for Interest

Lalu berlanjut ke interest. Step ini bertujuan untuk membuat customer Anda semakin penasaran dan membuat iklan Anda lebih menarik . Disini Anda bisa meletakkan manfaat yang bisa didapatkan dari produk Anda. Melanjutkan case iklan sepatu wanita, interest yang bisa digunakan adalah seperti “terbuat dari kulit sintetis pilihan”, “kuat dan tahan lama”, dan sebagainya.

DO for Dance with Objection

Bagian ini diperlukan untuk meyakinkan calon customer Anda, jika asumsinya sudah dibeli dan dipakai. Biasanya, bagian ini berisi jawaban atas pertanyaan atau “objection” yang sering ditanyakan customer ketika ingin membeli produk tersebut. Melanjutkan iklan sepatu wanita, DO yang bisa digunakan adalah seperti “Apakah sepatu ini aman untuk dipakai sehari-hari” lalu dilanjutkan dengan jawaban yang meyakinkan produk tersebut untuk dibeli.

D for Desire

Jangan lupa untuk menambahkan bonus atau sesuatu yang menarik hati customer. Dalam hal ini, Desire adalah bagian yang tepat. Desire bisa diisi dengan kode voucher ataupun potongan harga.

A for Action

Langkah terakhir yang wajib dilakukan untuk membuat iklan yang menarik adalah mencantumkan info terkait produk yang diiklankan. Dalam hal ini, calon customer akan melakukan “action” supaya dapat membeli produk Anda. Action ini bisa berupa alamat email, no hp, alamat toko, dan sebagainya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *