Membuat standard operating procedure

Sudah tahu rahasia membuat Standard Operating Procedure (SOP) yang praktis dan pasti bisa jalan di bisnis apapun? Simak langkah berikut ini!

Sudah berkali-kali membuat Standard Operating Procedure (SOP) tapi hanya jadi “ganjalan pintu” alias tidak jalan? Bingung membuat Standard Operating Procedure (SOP) yang praktis dan pasti bisa jalan di bisnis apapun? Simak 4 langkah berikut ini!

Salah satu syarat bisnis AUTO-PILOT

Membuat Standard Operating Procedure (SOP) adalah salah satu syarat agar bisnis memiliki sistem yang berjalan. Standard Operating Procedure (SOP) berfungsi untuk mengatur mekanisme kerja antar divisi agar tidak tumpah tindih dan ada komunikasi yang jelas.

Terkadang Standard Operating Procedure (SOP) dianggap remeh oleh pebisnis, padahal Standard Operating Procedure (SOP) memiliki dampak yang sangat siginifikan di bisnis.

Bisnis yang memiliki Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas dan berjalan menjadi salah satu faktor penentu jalan atau tidaknya sistem di bisnis. Jika sistem bisa berjalan dengan baik dan lancar maka bisnis bisa AUTO-PILOT, begitu juga sebaliknya.

Mudah dibuat tapi tidak mudah dijalankan

Membuat Standard operating procedure
Alasan klasik penyebab Standard Operating Procedure (SOP) tidak berjalan adalah karena isi yang terlalu rumit dan teoritis

Sebenarnya relatif mudah untuk membuat Standard Operating Procedure (SOP). Pebisnis bisa memulai dari nol atau bisa dengan belajar dari Standard Operating Procedure (SOP) yang sudah dibuat oleh bisnis sejenis.

Namun banyak pebisnis yang bisnisnya sudah punya Standard Operating Procedure (SOP) namun ternyata tidak berjalan dengan baik atau bahkan hanya sebagai formalitas di kertas semata.

Alasan klasik penyebab Standard Operating Procedure (SOP) tidak berjalan adalah karena isi yang terlalu rumit dan teoritis. Atau karena tidak sesuai dengan bisnis karena copy & paste dari Standard Operating Procedure (SOP) bisnis orang lain.

Sah-sah saja mencontoh Standard Operating Procedure (SOP) yang dibuat oleh bisnis lain, namun tentunya pebisnis seharusnya copy & improve dengan membuat sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

Langkah praktis membuat Standard Operating Procedure (SOP)

membuat Standard Operating Procedure
3 langkah yang harus dilakukan oleh pebisnis untuk membuat Standard Operating Procedure (SOP) yang praktis dan bisa jalan di day-to-day bisnis

Coach Yohanes G. Pauly yang merupakan World’s Top Certified Business Coach mengatakan ada 3 langkah yang harus dilakukan oleh pebisnis untuk membuat Standard Operating Procedure (SOP) yang praktis dan bisa jalan di day-to-day bisnis:

Fokus dari yang paling penting

Langkah pertama adalah harus dimulai dari team yang paling membutuhkan. Pebisnis harus menentukan prioritas utama dalam membuat Standard Operating  Procedure (SOP).

Bisa saja ada team tertentu yang belum urgent untuk dibuat Standard Operating Procedure (SOP), jadi pebisnis harus fokus dulu ke team yang lebih membutuhkan. Namun bukan berarti team yang belum urgent tidak akan dibuatkan ya. Semua team harus dibuatkan namun tentu pebisnis harus melihat skala prioritas juga.” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Baca juga:

Buat langkah demi langkah

Standard Operating Procedure (SOP) yang tidak rinci ini akan mengakibatkan kerancuan informasi

Kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis adalah tidak membuat rinci langkah demi langkah yang harus dilakukan.

Standard Operating Procedure (SOP) yang tidak rinci ini akan mengakibatkan kerancuan informasi sehingga team menganggap apa yang mereka lakukan telah benar.

Jika pebisnis membuat dengan detail langkah demi langkah, akan ketahuan bahwa selama ini banyak team yang mengerjakan pekerjaan sesukanya dan tidak mematuhi Standard Operating Procedure (SOP).

Lakukan role-play lagi, lagi, dan lagi

Team harus berulang kali melakukan role-play sampai benar-benar hapal

Apakah setelah membuat Standard Operating Procedure (SOP) yang rinci dengan langkah demi langkah maka otomatis Standard Operating Procedure (SOP) sudah berhasil?

Tentu saja belum! Pekerjaan terbesar lain yang harus dilakukan oleh pebisnis adalah memastikan bahwa Standard Operating Procedure (SOP) dieksekusi dengan tepat.

“Ini rahasianya kesuksesan Standard Operating Procedure (SOP) yaitu dengan melakukan role-play. Team harus berulang kali melakukan role-play sampai benar-benar hapal dan melakukan pekerjaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Role-play ini tak hanya dilakukan satu kali saja, namun berkali-kali hingga team hapal dan benar-benar menerapkannya saat bekerja.

Selalu kaizen dan upgrade

Founder dan Master Coach di GRATYO® Practical Business Coaching ini juga menuturkan bahwa dengan membuat SOP yang rinci langkah demi langkah dan role-play tidaklah cukup.

Pebisnis juga harus melakukan kaizen dan upgrade seiring berjalannya waktu jika ada Standard Operating Procedure (SOP) yang kurang tepat atau tidak lagi relate seiring berjalannya waktu.

Anda berani terapkan 4 langkah ini di bisnis Anda?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *