Cara Memasarkan Produk Makanan

Cara Memasarkan Produk Makanan yang Mudah Ditiru Pebisnis Pemula!

Mau berbisnis makanan, tapi tidak tahu cara memulainya? Yuk simak cara memasarkan produk makanan yang praktis dan mudah ditiru oleh pebisnis pemula!

Mengapa Berbisnis Makanan?

Seorang pebisnis pemula bisa memulai bisnis makanan dari rumah. Tentu, dengan memulainya di rumah, Anda bisa bereksperimen memadukan resep dan racikan masakan Anda.

Berbisnis makanan juga bisa dimulai dengan modal yang secukupnya. Asumsikan saja Anda membuat bisnis makanan rumahan, dimana customer pertama Anda adalah tetangga dan rekan kerja.

Tentu Anda tidak perlu mengeluarkan modal untuk biaya pemasaran serta sewa toko, karena semuanya dimulai dari rumah.

Namun, jika Anda ingin bergelut di bisnis ini secara lebih professional, tentu Anda harus memiliki persiapan yang matang berdasarkan model bisnis yang Anda buat. Selain itu, Anda harus membutuhkan strategi pemasaran supaya bisnis makanan Anda bisa berjalan lebih maksimal.

Baca juga:

Cara Memasarkan Produk Makanan: Perhatikan WHO dan WHERE-nya!

Perlu diingat, bahwa langkah pertama dalam cara memasarkan produk makanan adalah dengan menargetkan specific WHO-nya. Hal ini penting supaya strategi Anda bisa tepat sasaran dan menghasilkan leads yang banyak.

Contohnya, Anda memiliki bisnis makanan restoran seafood. Setelah Anda menganalisis kemungkinan siapa saja yang akan membeli produk Anda, maka didapatkan end customer dari segi demographic, yaitu keluarga yang memiliki minimal 2 anak dan selalu mengajak keluarganya makan bersama di akhir pekan.

Setelah Anda mengetahui specific WHO, selanjutnya Anda mencari relevant WHERE atau tempat calon customer berkumpul.

Melihat dari specific WHO yaitu keluarga besar, maka didapatkan relevant WHERE-nya di Facebook tempat biasanya specific WHO menghabiskan waktu di social media.

Anda bisa membuat iklan yang memuat menu utama serta promo. Iklan ini bisa Anda buat dengan format AIDODA (Attention, Interest, Dance with Objection, Desire, Action)

Format AIDODA dapat membuat iklan lebih informatif secara isi konten karena menampilkan kalimat yang mengundang perhatian (attention) serta memuat manfaat/benefit dari produk yang diiklankan (interest). Serta dapat membuat calon customer tertarik membeli karena menampilkan promosi atau diskon yang menarik.

Cara Memasarkan Produk Makanan: Gunakan Strategi Conversion Rate!

Setelah mengetahui specific WHO dan WHERE-nya, cara memasarkan produk makanan selanjutnya adalah melalui strategi conversion rate.

Menurut Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, strategi conversion rate adalah strategi praktis mengkonversi calon customer menjadi customer di bisnis.

Cara Memasarkan Produk Makanan

Pertama, Anda bisa menerapkan special offer pada menu terbaru Anda. Penawaran ini bisa Anda buat dengan membuat harga spesial di menu yang membuat calon customer tertarik untuk membeli. Perlu diingat ini adalah pricing strategy, bukan perang harga

Selanjutnya, Anda bisa menerapkan strategi urgency. Cara ini dilakukan dengan membuat penawaran yang terbatas oleh waktu. Contohnya, menu spesial di malam tahun baru dengan harga spesial, yang hanya tersedia pada malam itu saja.

Cara memasarkan produk makanan lainnya adalah dengan exist atau hadir di internet. Anda bisa mempromosikan menu Anda di media sosial serta mendaftarkannya ke F&B platform seperti GoFood, GrabFood, dan lain-lain.

Sudah tahu kan cara memasarkan produk makanan itu seperti apa? Yuk segera dipraktikan di bisnis Anda!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *