strategi marketing era digital

3 Kesalahan Strategi Marketing Era Digital yang Harus Dihindari!

3 kesalahan fatal ini tanpa sadar sering dilakukan oleh pebisnis saat terapkan strategi marketing era digital. Bukannya bikin untung tapi malah bikin rugi! Apa saja 3 kesalahan tersebut?

3 kesalahan strategi marketing era digital

Strategi marketing era digital tengah naik daun dan banyak diterapkan oleh pebisnis dari berbagi jenis bisnis.

Tak bisa dipungkiri, strategi marketing era digital merupakan salah satu strategi unggulan karena bisa menjangkau target dalam skala yang luas dan waktu yang tak terbatas.

Meskipun sangat menjanjikan, pebisnis harus berhati-hati agar tidak terjebak dan melakukan kesalahan dalam menerapkan strategi marketing era digital.

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, menjelaskan bahwa ada 3 kesalahan fatal yang sering pebisnis lakukan:

Tidak menarik perhatian customer

strategi marketing era digital
Pebisnis “keluar dari sepatu pebisnis” dan “berdiri di sepatu customer”

Kesalahan pertama adalah tidak menarik perhatian customer. Tentunya prinsip AIDDA (Attention, Interest, Desire, Dance with objection, dan Action) harus menjadi fokus pertama yang dilakukan oleh pebisnis.

“Kesalahan pebisnis disini misalnya headline dan copywriting yang dibuat terlalu biasa sehingga calon customer tidak berhenti, atau design visualnya tidak menarik.” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Coach Yohanes G. Pauly mengatakan bahwa dalam menjalankan strategi marketing era digital, seharusnya pebisnis “keluar dari sepatu pebisnis” dan “berdiri di sepatu customer”.

Kalau pebisnis menempatkan diri di sepatu customer, apakah ia akan berhenti dengan saat melihat iklan tersebut?

Baca juga:

Informasi bertele-tele

Syarat utama dari informasi yang diberikan adalah bisa menjawab pertanyaan calon customer

Kesalahan kedua adalah informasi yang diberikan panjang, rumit dan bertele-tele. Terlalu banyak kata dan informasi sehingga malah membingungkan calon customer.

Banyak pebisnis yang berasumsi semakin banyak informasi yang dimasukkan saat melakukan strategi marketing era digital, maka akan semakin bagus dan menarik perhatian calon customer sehingga membeli di bisnis. Padahal nyatanya informasi yang terlalu banyak tidak menjamin calon customer akan membeli.

Coach Yohanes G. Pauly yang juga merupakan Founder dan Master Coach GRATYO® PracticalBusiness Coaching menjelaskan bahwa syarat utama dari informasi yang diberikan adalah bisa menjawab pertanyaan calon customer. Lebih mudahnya harus singkat, padat dan jelas sehingga tidak membuat calon customer bingung dan malah tidak jadi beli.

Tidak membuat penasaran dan ingin beli

strategi marketing era digital
Kesalahan ketiga yang sering dilakukan pebisnis adalah iklan yang dibuat tidak menggugah calon customer untuk membeli

Tujuan utama saat melakukan strategi marketing adalah agar calon customer membeli di bisnis. Tapi bagaimana jika strategi yang diterapkan di bisnis malah membuat calon customer “lari” tidak jadi membeli dan malahan membeli di kompetitor?

Kesalahan ketiga yang sering dilakukan pebisnis adalah iklan yang dibuat tidak menggugah calon customer untuk membelikarena bahasa yang digunakan terlalu biasa dan umum.

Atau karena informasi yang disajikan tidak menggunakan prinsip scarcity dan urgency sehingga calon customer bisa menunda pembeliankarena merasa produk akan selalu tersedia dan bisa dibeli kapan saja.

Alasan lainnya adalah karena tidak ada call to action yang jelas. Pebisnis sudah membuat tulisan informasi tentang produk lengkap dengan visual yang menarik namun tidak ada call to action yang jelas kepada calon customer.

“Misalnya iklan yang dibuat oleh bisnis frozen food, di iklannya tidak ada arahanyang jelas kalau si calon customer ingin membeli harus melakukan apa, hubungi WA kah, via website kah atau bagaimana. Sehingga calon customer yang awalnya berkeinginan beli malah jadi bingung dan tidak jadi beli.” tutup Coach Yohanes G. Pauly.

Sudah bebaskah bisnis Anda dari 3 kesalahan fatal strategi marketing era digital? Atau malahan Anda melakukan 3 kesalahan fatal ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *