cara mengatur keuangan bisnis

3 Cara Mengatur Keuangan Bisnis yang Bikin Keuangan di Bisnis Kamu Teratur!

Kerepotan ngurus pemasukan dan pengeluaran di bisnis? Ingin keuangan bisa lebih kelihatan rapih? Yuk simak 3 cara mengatur keuangan bisnis agar keuangan Anda bisa lebih teratur!

Komponen Terpenting di Bisnis

Ketika pemilik bisnis ditanya mengenai tujuan utama membangun bisnis, tentu semua akan menjawab satu jawaban yang sama, yaitu mencari profit atau keuntungan. Tidak salah jika pemilik bisnis berfokus pada profit, namun ada satu komponen lain yang tak kalah pentingnya dari profit, yaitu cash.

Profit dan cash sama pentingnya di bisnis. Walau keduanya berbeda, namun perlu diketahui bahwa bisnis tidak akan bisa berjalan jika tidak ada cash. Mengapa?

Baca juga:

Profit Is The King, But Cash Is Kingkong!

Pernyataan ini sangat tepat untuk membandingkan antara profit dengan cash. Profit ibarat seorang raja, dan cash adalah kingkong. Raja memang berkuasa, namun jika diserang kingkong, maka akan kalah juga.

Sama hal nya dengan cash. Walaupun bisnis tidak menghasilkan profit, kegiatan operasional bisnis masih bisa berjalan jika masih ada cash. Dengan cash, pemilik bisnis bisa membayar biaya karyawan, operasional, dan lain-lain sehingga memungkinkan untuk kembali menghasilkan profit.

Dengan pentingnya peran cash, maka pemilik bisnis harus tahu bagaimana cara mengatur keuangan bisnis, supaya bisa menjaga cashflow tetap sehat.

Cara Mengatur Keuangan Bisnis: Buat Laporan Keuangan!

Anda bisa mengatur keuangan di bisnis melalui laporan keuangan! Dengan laporan keuangan, Anda bisa mengetahui pengeluaran serta pemasukan di bisnis setiap bulannya. Sehingga, Anda bisa mengambil keputusan bisnis secara lebih terarah!

Menurut Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, cara mengatur keuangan bisnis bisa dimulai dengan memiliki 3 laporan keuangan sebagai berikut:

Laporan Laba Rugi

Cara mengatur keuangan bisnis pertama adalah dengan laporan laba rugi. Laporan ini adalah hasil dari total seluruh omzet yang sudah dikurangi dengan beban atau biaya seperti beban gaji karyawan, bahan baku, operasional, dll.

Tentunya, bisnis tidak selalu menghasilkan keuntungan setiap harinya. Kadangkala pemilik bisnis mengalami kerugian di bulan atau periode tertentu.

Untuk itu, sangat penting bagi pemilik bisnis mencatat kerugian tersebut dalam sebuah laporan yang sistematis, guna bisa dievaluasi kedepannya.

cara mengatur keuangan bisnis

Buat Laporan Arus Kas

Arus kas adalah salah satu bagian dari laporan keuangan yang mencatat aktivitas transaksi secara tunai. Aktivitas ini terjadi secara dua arah, yaitu uang tunai yang masuk serta yang keluar.

Laporan ini cukup krusial bagi pemilik bisnis, khususnya dalam memantau cadangan kas. Bisa saja, Anda memperoleh pendapatan yang besar pada hari-hari tertentu, namun belum tentu diterima di hari itu juga (piutang).

Tentunya, ini berbeda dengan profit sesungguhnya yang diinginkan pemilik bisnis. Maka dari itu, cukup penting bagi pemilik bisnis untuk memisahkan pendapatan yang sudah diterima kedalam laporan arus kas.

Buat Laporan Proyeksi Arus Kas (Cashflow Forecast)

Laporan yang terakhir adalah laporan proyeksi arus kas. Laporan ini sangat berguna bagi Anda untuk melihat perkembangan bisnis Anda di periode sebelumnya.

Dengan melihat riwayat keuangan di bisnis, Anda bisa lebih mudah menyusun strategi serta mengambil keputusan bisnis kedepannya.

Sudah tahu kan bagaimana cara mengatur keuangan bisnis? Yuk segera buat!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *